Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?
Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja? - Kembali lagi di blog Cara2xMudah, Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan artikel tentang Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?, dan admin telah menyiaplkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan pada Artikel asuransi, Artikel Kementerian Pertanian, Artikel Peristiwa, Artikel Sapi, yang kami tulis ini dapat dengan mudah anda pahami. baiklah, tidak usah berlama-lama selamat membaca.Judul : Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?
link : Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?
Baca juga
Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?
| Pemerintah alokasikan Rp 19,2 miliar untuk subsidi Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (Foto: Infovet) |
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian menggulirkan kegiatan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTSK).
AUTSK memberi proteksi bagi para peternak sapi dan kerbau. Dalam teknis pelaksanaan asuransi ternak ini, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp19,2 miliar untuk subsidi
Perlindungan diberikan melalui pertolongan ganti rugi kepada peternak apabilla terjadi final hidup sapi miliknya jawaban penyakit, kecelakaan, melahirkan, dan kehilangan jawaban pencurian.
Hewan ternak dijamin dengan premi Rp 200.000 per ekor per tahun, di mana Rp 160.000 ditanggung pemerintah dan sisa Rp 40.000 dari swadaya petani. Ganti rugi yang dibayarkan sebesar Rp. 10.000.000 per ekor.
Program asuransi untuk sapi ternak berdikari sejauh ini dinilai masih mengalami kendala. Premi asuransi ternak sapi berdikari sebesar Rp 200.000 per ekor per tahun dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 10 juta. Untuk kegiatan ini, pemerintah memperlihatkan subsidi sebesar 80% atau Rp160.000, sehingga sisanya Rp 40.000 per ekor atau 20% dari premi dibayar oleh peternak.
Menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Rochadi Tawaf, kegiatan berdikari masih menemui hambatan sebab minimnya kesadaran petani akan pentingnya asuransi dan tingkat ekonomi petani yang masih rendah.
“Program berdikari ini masih tersendat sebab peternak tidak punya duit disuruh bayar (premi). Mau makan saja susah,” kata Rochadi, Minggu (25/11/2018).
Kendati demikian, Rochadi menjelaskan bahwa asuransi dengan subsidi pemerintah sejauh ini tidak mengalami hambatan yang berarti, sebab peternak bekerjasama pribadi dengan koperasi yang bekerjasama dengan penyelenggara asuransi. Selain itu, potongannya pun kecil.
“Kalau kredit dari pemerintah biasanya peternak lebih gampang pakai. Seperti kegiatan kredit yang biasanya otomatis dipotong dari koperasi,” ungkapnya.
“Kalau kredit dari pemerintah biasanya peternak lebih gampang pakai. Seperti kegiatan kredit yang biasanya otomatis dipotong dari koperasi,” ungkapnya.
Data yang diperoleh dari Kementan menunjukkan, jumlah kepesertaan asuransi ternak sapi di tahun 2016 ialah 20.000 ekor. Pada tahun 2017 meningkat menjadi 92.176, tahun ini 21.130 dengan total 133.306 ekor sapi yang ikut asuransi. (Sumber: kontan.co.id)
Sumber http://infovet.blogspot.com/
Demikianlah artikel kali ini tentang Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja?
dengan adanya artikel Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja? yang admin bagikan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan atau artikel menarik lainnya dan terimaksih telah berkunjung.
Anda sekarang membaca artikel Program Asuransi Perjuangan Ternak Sapi Temui Kendala, Apa Saja? dengan alamat link https://cara2xmudah.blogspot.com/2006/07/program-asuransi-perjuangan-ternak-sapi.html