![]() |
| Foto ketika jamuan makan oleh GM Bisnis Riau Pos kepada tim HATN bersama Ketua ASOHI Daerah Riau, terkait penyelenggaraan HATN 2019 mendatang di Riau. (Foto: Infovet) |
Bertempat di Rumah Makan Serbarasa Kota Pekanbaru, tim Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) IX 2019, yang terdiri dari Pimred Infovet, Bambang Suharno dan Ricky Bangsaratoe dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, disambut hangat oleh Genaral Manager Bisnis Riau Pos, Ahmad Dardiri, dalam acara jamuan makan malam, Minggu (25/11). Dalam program tersebut, hadir pula Ketua Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Riau, Drh Musran.
Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Dardiri, menyambut baik kehadiran tim HATN. “Riau Pos siap menjadi media pendukung untuk kesuksesan program tersebut,” kata Dardiri.
Pimred Infovet, Bambang Suharno, menyampaikan, HATN merupakan acara yang mempunyai efek nyata bagi masyarakat, pengusaha peternakan dan kesehatan hewan, universitas yang dilibatkan, serta pemerintah sebagai pengambil kebijakkan.
Lebih lanjut, acara HATN sanggup diisi dengan bermacam-macam kegiatan, ibarat pelaksanaan seminar edukasi protein hewani kepada masyarakat, acara lomba yang berbahan dasar daging dan telur ayam, lomba menggambar/mewarnai untuk anak usia dini, serta acara nyata lainnya.
Sementara, ditambahkan oleh Ricky Bangsaratoe, adanya info negatif pada industri ayam dan telur, ibarat konsumsi telur yang menjadikan kolesterol dan daging ayam yang disuntik hormon untuk mempercepat pertumbuhan, masih menjadi kasus di masyarakat.
“Ini bekerjsama informasi hoaks yang menyesatkan konsumen. Telur bukanlah pemicu kolesterol, justru telur merupakan materi pangan sumber protein, sama halnya dengan daging ayam, yang tak kalah baiknya kalau dibandingkan dengan materi pangan lainnya,” terperinci Ricky.
Adanya perkiraan penyuntikkan hormon pemacu pertumbuhan ayam broiler, Ricky dan Bambang sepaham bahwa praktik itu sama sekali tidak benar, melainkan hanya informasi yang menyesatkan konsumen.
“Kita perlu media, ibarat Riau Pos yang telah menjadi pioneer atau leader informasi di Riau, sehingga hal apa saja terkait dengan informasi yang tidak terperinci terhadap daging ayam dan telur sanggup diminimalisir, sehingga konsumsi daging ayam dan telur di Riau sanggup ditingkatkan,” imbau Bambang.
Terkait dengan harapan untuk melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Bambang menyebut, acara HATN mempunyai tujuan mulia, yakni memprovokasi masyarakat melalui bermacam-macam acara untuk mengedukasi mereka semoga mereka sanggup mengubah kebiasaan meningkatkan konsumsi telur sembari menurunkan konsumsi rokok termasuk uang yang di keluarkan untuk pembelian pulsa.
Di samping itu, untuk menghimpun peternak semoga sanggup mendukung HATN 2019 dan perusahaan yang bergerak eksklusif di bidang peternakan, baik perusahaan bibit, budidaya dan pakan ternak.
Sementara itu, keterlibatan UIN Suska Riau yang mempunyai Program Studi Peternakan di Riau, diperlukan sanggup meningkatkan pamornya di kancah akademik internasional. Hal ini dikatakan Bambang, alasannya ialah setiap acara HATN, pelaporannya diteruskan ke www.internationalegg.com. (Sadarman) Sumber http://infovet.blogspot.com/


