Tampilkan postingan dengan label Medsos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medsos. Tampilkan semua postingan

Cara Terbaik Selfie In Detail Pakai Advan G2

"Masyarakat Indonesia yang bahagia selfie akan lebih di manjakan dengan kehadiran Advan G2. Selfie In Detail itulah tajuk Advan G2."
Masyarakat Indonesia yang bahagia selfie akan lebih di manjakan dengan kehadiran Advan G Cara Terbaik Selfie in Detail Pakai Advan G2
sumber telset
Masyarakat Indonesia yang bahagia dengan selfie akan sangat di manjakan dengan kehadiran smartphone lokal produksi Advan. Baru-baru ini, Advan meluncurkan produk terbaru Advan G2.
Smartphone ini di tujukan bagi masyarakat yang bahagia selfie dan ingin menghasilkn foto yang lebih detail.
Sebagai merk lokal, Advan selalu menciptakan penemuan dalam setiap peluncuran produknya. Untuk kali ini, Advan ingin menyasar segmen masyarakat yang gemar selfie dan ingin menghasilkan fot yang lebih detail.
Untuk Advan G2 berbeda dengan smartphoe yang lainnya. Advan G2 mempunyai kelebihan jikalau di bandngkan dengan smartphone yang sma-sama menyasar segmen penggemar selfie. Terlihat terang dalam Advan G2, hasil fotonya lebih terang dan dalam.
Hasil foto Advan G2 jikalau selfie sendiri akan tampil lebih real dengan mengatakan garis pada objek selfie. Konsep selfie pun tidak hanya pada individu sendiri namun bagaimana menampilkan objek secara keseluruhan dan hasil cetak pun tidak pecah.
Masyarakat Indonesia yang bahagia selfie akan lebih di manjakan dengan kehadiran Advan G Cara Terbaik Selfie in Detail Pakai Advan G2
sumber detik

Di kutip dari detik, Manager Marketing Advan, Tjandra Lianto "Advan G2 dapat menangkap gambar selfie dengan lebih detail. Bahkan saat pengguna bergerak pun hasil foto selfie tetap cantik serta dapat di cetak dengan ukuran 10R".
"Selfie kini sudah masuk level gres ialah tidak lagi melulu perihal saya, aku dan aku tapi sudah mulai bergeser ke bagaimana kisah dalam selfie tersebut, dapat jadi background pemandangan atau daerah yang cantik saat sedang melaksanakan travelling, tau bagaimana agar wajah orang-orang tersayang yang di ajak selfie dapat nampak jelas".
Itulah pemaparan Manager Marketing Advan yang memperjelas bahwa segmen Advan G2 menyasar pada masyarakat yang gemar selfie. Itulah salah satu cara selfie terbaik  in detail dengan Advan G2.

Merinding Menyaksikan Video Yang Sempat Viral Di Medsos, Inilah Videonya..

"Video viral di medsos menawarkan seorang Khatib meninggal dikala sedang khutbah. Banyak netizen yang terharu melihat bagaimana proses selesai hidup yang indah"
Video viral di medsos menawarkan seorang Khatib meninggal dikala sedang khutbah Merinding Menyaksikan Video Yang Sempat Viral Di Medsos, Inilah Videonya..
sumber : sajino
Sebuah video yang viral di medsos menciptakan bulu kuduk merinding. Seorang khatib yang sedang khutbah tiba-tiba tidak sadarkan diri. Kejadian tersebut terjadi di masjid Al Fallah Jurang Mangu, Tangerang pada tanggal 16 februari 2018.
Meskipun video tersebut gres di unggah
pada tanggal 23 februari, sontak video tersebut menjadi viral. Reaksi para netizen pun terharu melihat bagaimana meninggalnya seorang khatib yang begitu indah dikala sedang khutbah. Saya sendiri merinding menyaksikan video tersebut.
Ustadz Kholik Sufyan ialah khatib ang meninggal dikala khutbah. Subhanallah, untuk dia mari kita bacakan Al Fatihah sebagai rasa hormat kepada beliau. Mudah-mudahan dia menerima daerah terbaik di sisi Allah SWT, Amiin.
Bagi seorang muslim, selesai hidup sedang melaksanakan kebaikan ialah jalan yang di inginkan. Apalagi meninggal dikala sedang shalat. Tentunya selesai hidup khusnul khatimah ialah impian. Melalui video tersebut, kita menyaksikan dengan kasat mata, bagaimana orang baik akan meninggal dengan cara baik pula.

Baru Tahu, Cara Inilah Yang Menciptakan Facebook Ads Meraup Untung

 Menggunakan Facebook terasa Istimewa alasannya ialah kita bisa terhubung dengan sobat Baru Tahu, Cara Inilah Yang Membuat Facebook Ads Meraup Untung
Menggunakan Facebook terasa Istimewa alasannya ialah kita bisa terhubung dengan teman-teman sekitar maupun membangun sobat baru. Sebagai situs jejaring sosial atau medsos, Facebook menyajikan apa yang anda inginkan. Namun di balik itu semua, Facebook mengontrol apa yang harus di tampilkan atau tidak melalui algoritma yang ribet. Itulah algoritma Edgerank yang tidak adil.
Apa yang menciptakan algoritma Edgerank tidak adil?. Algoritma Edgerank hanya menampikan 10% dari news feed yang berjalan tiap waktunya. Ada hampir 700 jt orang melihat news feed mereka. Dan ada data yang mengatakan bahwa hampir 50% orang berinteraksi di news feed.
Dengan kemajuan teknologi di bidang internet dan komunikasi , sebagai platform medsos, facebook seharusnya bisa menghadirkan jauh lebih banyak ruang penggunanya berinteraksi dengan sesama pengguna.
Data berbeda di tunjukkan orang-orang yang menyukai Page/halaman Facebook. Hanya 6 % orang-orang yang berinteraksi di Facebook menyerupai like atau komen yang akan kembali lagi ke postingan halaman. Hal tersebut jelasi mendorong orang-orang yang ada di facebook untuk berinteraksi di news feed Facebook.
Fakta-fakta tersebut terang menciptakan tidak adil bagi kita pengguna facebook. Hal tersebut menciptakan ruang bagi pengiklan untuk mengisi kekosongan dan meraup untung besar. Ini sebuah realita bahwa kita memang di kondisikan untuk di jadikan bak meraup untung bagi sebagian orang atau perusahaan yang bergerak di bidang periklanan/advertising. ooh, tampaknya cara inilah yang menciptakan facebook ads berjalan.
 Menggunakan Facebook terasa Istimewa alasannya ialah kita bisa terhubung dengan sobat Baru Tahu, Cara Inilah Yang Membuat Facebook Ads Meraup Untung

Sebagai pengguna Facebook, apa yang pertama kali anda harapkan saat memakai Facebook?. Saya meyakini tidak ada tanggapan yang ingin melihat iklan. 
Ada sedikit kabar besar hati bagi pengguna Facebook bahwa algoritma Edgerank akan di ganti dengan algoritma gres yang bisa menampilkan jauh lebih banyak interaksi di news feed facebook.
Facebook menjawab ketidak adilan tersebut dengan menghadirkan story bumping dan last actor.  Story bumping akan menghadirkan kembali postingan yang usang namun mempunyai banyak like, komen atau share. Ini ialah kemungkinan terbaik yang bisa anda terima untuk berinteraksi kembali dengan orang-orang erat dengan anda.
Pada algoritma last actor, akan bekerja dengan memperhitungkan 50 interaksi terakhir yang akan membantu menghadirkan data apa saja yang harus di tampilkan di news feed facebook. 
Sepertinya, perubahan pada algoritma tersebut sedikit membantu pengguna terbebas dari iklan yang tidak mereka inginkan. Masih banyak ruang bagi advertiser menampilkan iklan. 

Inspirasi artikel : wonderlab.io

Di Anggap Menyesatkan, Facebook Kalah Di Peradilan Jerman

 Facebook mengalami kekalahan di peradilan tempat di Jerman atas temuan kebijakan izin dat Di anggap Menyesatkan, Facebook Kalah Di Peradilan Jerman
Facebook mengalami kekalahan di peradilan tempat di Jerman atas temuan kebijakan izin data jaringan sosial tidak valid. Kekalahan aturan tersebut membawa sebuah konsekuensi pada Facebook untuk memperlihatkan kebebasan pada penggunanya.
Pada beberapa waktu lalu, para penggiat hak cipta mengajukan somasi aturan di peradilan Jerman. grup konsumen Vzbv berhasil beragurmen bahwa lima layanan aplikasi di aktifkan secara default, dengan pengaturan privasi yang relevan"tersembunyi". Selain itu, Vzbv juga berencana mengajukan banding alasannya gugatannya di tolak.

Klaim Facebook bahwa layanannya secara "bebas" di anggap menyesatkan alasannya pengguna secara efektif membayar dengan menyebarkan info wacana diri mereka.
Waduh, meskipun kagak ngerti urusan hukum, apakah yang di anggap menyesatkan itu yaitu layanan bebas tanpa kuota internet tapi kita sendiri secara tidak sadar memperlihatkan info data diri sendiri. Kalau memang menyerupai itu, ya privasi kita ga terjaga dong, gratis si gratis tapi timbal baliknya ya gitu dweh...
Yang harus kita ketahui bahwa pengumuman kekalahan facebook di peradilan tempat Berlin, Jerman, bersama-sama sudah di keluarkan pada tanggal 16 Januari. Nmun bru di umumkan beberapa hari ini oleh grup konsumen Vzbv.
Kasus yang di olok-olokan oleh grup konsumen Vzbv tersebut di dasarkan pada Undang-Undang Perlindungan Data Federal negara tersebut, yang mengtakan bahwa untuk mendapat persetujuan, firma teknologi harus terang mengeni sifat, cakupan dan tujuan dari cara mereka memakai data pelanggan
Sebetulnya pihak Facebook berniat banding namun menentukan mengikuti aturan aturan di negara bab tersebut.
Saya sebagai pengguna Facebook, pada awalnya merasa bahagia dengan layanan gratis tanpa kuota dari Facebook. Meskipun begitu, agak mikir juga si, ko sanggup ya, gratisan. Katanya gak ada makan siang yang gratis.
Sepertinya memang pepatah itu ada benarnya juga ya, buktinya privasi kita tidak di jaga oleh Facebook malah di "jual" info privasi kita demi laba pengiklan.
Kembali lagi ke kasus aturan Facebook di Jerman, kelompok penggiat hak cipta, ada beberapa somasi yang di menangkan diperadilan yaitu memakai nama orisinil pengguna yaitu pelanggaran hukum, jejaring sosial di perlukan untuk mendapat persetujuan yang lebih eksplisit ssebelum sanggup memakai nama anggota dan gambar profil dalam bahan komersil dan sponsor.
Menurut grup konsumen Vzbv bahwa jaringan sosial akan membutuhkan "informed consent pengguna" di masa depan sebagai konsekuensinya. Untung ya sobat, banyak penggiat dan orang-orang arif yang mau melindungi hak privasi kita, semoga jangan di salah gunakan.
sumber : BBC
Editor :






Beginilah Penampakan Fitur Gres Facebook


baru ini Facebook sedang uji coba fitur gres adalah jempol terbalik Beginilah Penampakan Fitur Baru Facebook
Getty Image
Baru-baru ini Facebook sedang uji coba fitur gres adalah jempol terbalik. Fitur gres ini sedang di uji coba di sebagian wilayah Amerika saja. Sebetulnya, buat apa si, facebook meluncurkan fitur downvote ini? beginilah penampakan fitur gres facebook 2018 downvote.
Sepintas fitur ini sebagai bentuk menampung aspirasi pengguna facebook. Namun di balik itu, ada sebuah bentuk"perlawanan" facebook yang sering di tuntut tanggung jawab atas pelanggaran konten. Facebook seolah-olah sebagai penerbit konten bukan platform yang memfasilitasi penggunanya menerbitkan konten. Jelas, hal terebut berbeda jauh.
baru ini Facebook sedang uji coba fitur gres adalah jempol terbalik Beginilah Penampakan Fitur Baru Facebook
@MATTNAVARA
Selama ini, pengguna medsos galau dengan banyak sekali perkara yang menciptakan tidak nyaman dalam menggunakannya. Berbagai hukum dibentuk untuk menjerat pelakunya. Tetap saja, sebagai pengembang medsos harus menampung aspirasi penggunanya.
Meskipun facebook sedang mencoba fitur gres yang di kenal dengan istilah"downvote" membantah bahwa fitur ini di tujukan sebagai menampung aspirasi penggunanya.
Di kutip dari media teknologi"Tech Crunch" pihak facebook menyatakan bahwa"Kami sedang mengeksplorasi fitur bagi orang-orang untuk memberi kami umpan balik perihal komentar di halaman publik. Ini berjalan untuk sekelompok kecil orang di As saja."
Fitur downvote ini terang membantu facebook untuk memperjelas statusnya sebagai platform medsos yang membantu penggunanya menerbitkan konten. Terlihatlah bahwa facebook akan lepas tanggung jawab terhadap konten yang melanggar hukum sebuah negara.