Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Cara Mencairkan Uang Dari 99Designs


Pasti hal pertama yang anda pikirkan saat memenangkan lomba suatu kontes logo khususnya di 99designs ialah "Gimana ya caranya mencairkan uangnya?. Apakah aman?. Terus kalau tidak terkirim gimana?". Ya saya anggap masuk akal lah, pas pertama saya memenangkan lomba logo dari 99designs juga ada pedoman menyerupai itu. Ada rasa kebingungan juga kegelisahan pas pertama ingin mencairkan.

owh ya istilah mencairkan uang dari 99designs ialah "payout". tombol payout hanya aktif bila memiliki uang di 99designs. Dan minimal yang dapat dicairkan ialah $25. Tapi damai saja, biasanya kalau menang kontes minimal $100 kok.hehehe. Kaprikornus sudah otomatis tombol payoutnya aktif kan.

Mencairkan uang dari 99designs juga ada beberapa cara, dapat lewat payooner (bisa daftar secara gratis), paypal, skrill, western union. Tapi kali ini saya akan hanya memberi tahu yang dengan paypal. Kenapa paypal?. sebab paypal gak ada potonganya, dan juga termasuk cepat sampai. Saya sendiri terbiasa memakai paypal buat mencairkan uang dari 99designs.

Ya saya anggap kalian sudah punya paypal ya. Kalau belum punya, dapat kalian daftar dulu. Terus bagaimana caranya?. sepakat begini akan saya kasih tahu caranya.

1. Tentunya kalian sudah login di akun 99designs kalian.



2. Klik profile kalian dan pilih credits



3. Tekan tombol Request Payoutnya




4. Masukan jumlah yang ingin di payout. Masukan password 99designs kalian. Pilih pembayaran melalui paypal. Masukan email paypal kalian dikolom email. Dan yang terakhir tekan send request






Tunggu hingga dana masuk ke akun paypal kalian. owh ya maksimal 5-7 hari kerja. Tapi sepengalamanku cuma 2-3 hari kerja sudah sampai. Saranku kalau mau payout hari senin-kamis ya. Karena kalau hari jumat kalian akan was-was, kapan uangnya hingga paypalku?. ya saya pastikan sampai, cuma ya itu sebab hari sabtu dan ahad libur jadi diproses lagi hari senin. Setelah uang hingga paypal, tinggal withdraw deh ke bank kalian. owh ya jangan hingga lupa sedekah ya :) Agar rezeki kalian lancar, dan gampang waktu ngontes logo. 


Sumber https://www.susiloblog.com/

Tips Supaya Design Tidak Ditiru (Copycat) Di 99Design

Misalnya nih kita ikut satu kontes, dan sudah masukia satu-dua desain eeh alhamdulilah, ternyata ada yg dapet rate 4-5 bintang. Nah, begitu anda sanggup notif... pribadi bikin kembali desain yg sama but slightly bit different, maksdnya bikin versi lain dari desain kita tadi dengan perubahan sedikit aja bisa juga dengan variasi warna dan bentuk juga. Bikin 4-5 desain lagi masukin secara berurutan sekaligus! :) bisa lebih banyak, lebih bagus. Ini berkhasiat untuk meminimalisir desain kita ditiru secara sekilas.

Kenapa? Kebiasaan pada kontes yaitu "COPYCAT", yaitu kontestan lain yg hobinya hanya "numpang ide" lantaran mereka yg gres masuk atau submit dengan rate rendah sesudah kita akan liat siapa aja yg rate nya tinggi sebelumnya, dan mereka biasanya akan menjiplak desain tadi, HANYA SAJA mereka mengubahnya sedikit dan memolesnya disini dan disitu semoga lebih sempurna, semoga beda dan gak kena report. Masalah disini yaitu si CH, kadang ada CH yg gak menyadari soal ini. Dia hanya melihat sisi bagusnya si logo itu pada tahap kualifikasi. Alhasil CH pun memberi rate sama tingginya dengan punya kita. Rela kah anda yg udah mikir abis2an untuk dapetin konsep ini, tapi orang lain tinggal menyempurnakan? yup.. kesel banget pastinya! Mungkin ada yg berpendapat: laporin aja ke 99Design.!!  

Oke, Bisa aja dilaporkan ... tapi sy jamin desain tsb akan diloloskan sama admin 99D lantaran kemiripannya kurang dari 90%. Sedangkan kita tau, desain itu muncul sesudah desain kita dapet rate tinggi. Kita tau beliau ini menjiplak konsep kita...Dan biasanya muncul dari desainer yg submit karya beda konsep dengan kita sebelum di-rate. Kecuali kalo beliau jiplak mentah-mentah, udah niscaya deh kena! .

Trik ini banyak dipake para desainer yg gak mau mikir untuk jadi kreatif. Itu sebabnya mereka hanya menunggu. Tau darimana? coba perhatikan kontes yg masih kosong submission, blm ada yg masukin karya... tapi yg watching udah belasan orang atau puluhan... kebanyakan dari mereka itu menunggu sampe ada yg masukin karya dan liat reaksi CH beserta ratenya... mereka akan liat siapa yg rate nya paling tinggi, berarti itu yg disenengi CH, tinggal dicontoh, disempurnakan, beres... dapet dah desain gres untuk disubmit. Pinter? mungkin.... besar hati sama karya sendiri... jangan harap.

Saya bukan sok pinter dan sok paling bisa, saya hanya coba berbagi. Maafkan saya kalo contohnya ada yg baca ini dan ternyata merasa sebagai person yg justru menggunakan trik sebaliknya. Tapi seinget saya code seorang desainer yaitu bisa membuat wangsit yg asli dan kreatif, besar hati dengan karya sendiri meskipun tahap awal selalu kena eliminasi. Kaprikornus kenapa takut bertarung dengan wangsit sendiri :D Semoga bermanfaad dan bisa membuka wangsit yg lebih luas... Ada ribuan kontes setiap harinya dan ada ribuan kesempatan kita terus mencoba, saya yakin gak mungkin satupun gak ad yg tembus...Ibarat beling anti peluru pun kalo ditembak berulang2 pada titik yg sama jadinya beling itu akan tembus kok!
Sumber https://www.susiloblog.com/

Hentikan Mendesain Logo Generic Di 99Designs !!!


Generic logo atau biasanya juga disebut overused logo (alias terlalu sering dipake) ialah bentuk logo pasaran yg sering sekali dibentuk lantaran si desainer gak mau ribet sama proses berpikir untuk mendapat image gres dari konsep yg disediakan. Sejauh mana seorang desainer bisa menemukan bentuk dalam membuat brand image sebuah perusahaan ialah salah satu tantangan. 

Tapi kadang ada sebagian dari kita yg gak mau mikir lebih jauh lagi untuk membuat bentuk unik dan mendeskripsikan konsep yg kuat. Sebagian dari klien ada yg tidak mengerti akan hal ini ketika dibuatkan jenis logo generic oleh desainernya. Ini bahwasanya sangat merugikan customer lantaran ia tidak bisa mendapat trade mark terhadap logo tersebut. Klien juga tidak bisa menonjolkan perusahaannya diantara para pesaingnya dikarenakan logonya terlalu pasaran. 

Dalam dunia persilatan desain, bisa dibilang bentuk generic ini akan jadi jebakan yg menyesatkan juga untuk desainernya. Kenapa? lantaran desainer tidak akan berkembang dalam berpikir untuk membuat bentuk gres yg bermakna."Ah, bodo amat! yg penting klien suka dan gw dibayar kok.." Sebagian dari kita mungkin ada yg berpikir begitu daripada susah-susah membuat suatu image gres yg tentunya niscaya akan lebih memuaskan klien. Ingat... lebih baik menjaga kekerabatan bisnis dengan 5 klien berkualitas yg repeat-order, dibandingkan mendapat 50 klien yg hanya satu kali mau berafiliasi dengan kita. Disini yg kita bicarakan ialah kualitas. bukan kuantitas."Lalu , bagaimana caranya kita bisa bikin non-generic logo yg berkualitas?!" 
Mungkin beberapa tips dibawah ini bisa sedikit membantu memulainya...


1. Cari rujukan sebanyak mungkin.

Desainer yg berkualitas ialah desainer yg solid akan kode-etik non tertulisnya. Yaitu tetap menjaga kualitas pekerjaannya. Disini ada hubungannya dengan sebuah idealis karya. Bedanya seorang desainer dibandingkan seorang seniman adalah... Seniman itu orang yg membuat seni untuk dirinya sendiri. Meskipun dipamerkan dalam gallery, tapi semua karya beliau ialah karya idealis. Pemirsa harus bisa menikmati karyanya ketika memasuki gallery padahal mungkin karyanya serba abnormal dan hanya si seniman itu yg bisa mengerti apa maksudnya, kalo ada yg gak suka, ya silakan cari karya dari seniman lain untuk dinikmati. Inilah yg disebut idealis karya. Bedanya dengan seorang desainer adalah, ketika desainer membuat suatu karya, maka karya itu selain bisa memuaskan dirinya tapi juga harus bisa memenuhi cita-cita si klien. Kebayang kan kalo desainer terlalu idealis dikala menyerahkan pekerjaannya, klien mau A tapi desainer kasi B, dan gak mau tau pokoknya klien harus suka... hehe... bakal dipecat lu! :D itu sebabnya kita para desainer tidak bisa memaksakan idealis 100%. Cari rujukan untuk memberi makan otak supaya bisa punya imajinasi yg liar...

2. Pelajari jenis-jenis logo.

Seperti misalnya jenis logo playful, retro, modern, typography-logo, negative-space logo, dst.... Udah banyak info yg bisa kita sanggup dari internet, udah banyak desainer lain yg punya karya brilian dalam menggoreskan idenya menjadi logo yg solid. Dari situ kita pelajari menyerupai apa aja logo yg unik, dengan begitu kita terhindar dari kembali membuat garis lengkung dan sudut yg kesudahannya mengarahkan pada logo generic tadi.

3. Berfikir OUT OF THE BOX!. 

Berapa banyak sih jenis perusahaan di dunia? sebanyak apapun tetap bisa dihitung dan dipisahkan dalam kategori. Terutama kalo dalam kontes 99D. mungkin kita udah 3-4 kali mengerjakan logo cafe, mungkin udah 10 kali mengerjakan logo firma pengacara, mungkin udah 4 kali mengerjakan logo restaurant. Begitu banyaknya perusahaan yg menyerupai visi dan misinya, begitu pula kita harus berpikir gres setiap logo nya lantaran gak mungkin kita memperlihatkan logo yg sama atau menyerupai pada setiap klien yg berbeda, meskipun mereka sama-sama pengusaha restoran atau pengacara. (ITU CONTOHNYA). Oleh alasannya ialah itu, berpikirlah out of the box, jangan terpaku sama satu bentuk, pelajari konsepnya dengan benar, ajak klien berbicara dengan ramah, tanyakan apa keinginannya, apa misi dan visinya, lantaran desainer yg bekerja hanya dengan menebak dan mengarang tak ada beda nya dengan seorang koki yg hanya mencampurkan garam dan merica dalam masakannya, tanpa ada penemuan bumbu yg lain. Ketika orang lain membuat bentuk A dan diberi nilai yg tinggi, jangan terpikir untuk menduplikatnya kemudian memoles ini dan itu sampai kesudahannya kita dapatkan bentuk yg menyerupai tapi juga berbeda. Tapi cobalah pikirkan sesuatu yg kemungkinannya kecil untuk  dipikirkan oleh orang lain, keluar dari kotak itu, gunakan imajinasi dengan liar dan tuangkan dalam cara yg elegan, berikan alasan yg berpengaruh perihal proses terbentuknya image itu, itu gres namanya kreatif!

4. Belajar dari yg mereka lebih berpengalaman.

Dengan siapa? Apa cari guru yg bisa dibayar untuk ngajari bikin logo? Mungkin bisa tanya ke desainer lain, bisa.. tapi ada dari mereka yg tidak mau membagi resep masakannya. Mungkin sekolah desain bisa membantu, tapi bagaimana dengan mereka yg tidak punya kesempatan untuk itu? jadi...guru yg dimaksud disini tidak hanya person individu, bukan tergantung sama orang lain, tapi buku, internet, plang baliho terpajang, spanduk di jalan raya bahkan kadang dari kemasan yg ada di daerah sampah pun bisa jadi sebuah wangsit desain... dst. Mereka ialah jajaran "GURU" bagi para desainer. Biasakan otak kita untuk terlatih dalam menyerap ide, lantaran ide bisa didatangkan dari mana aja, kapan saja dan oleh siapa saja. Jika kita berguru dari manapun atau siapapun, bukan berarti meniru... tapi lebih kepada terinspirasi. Hebatnya cara kerja otak insan ialah kemampuan untuk repeating signal, artinya otak kita bisa mendownload informasi, menyimpannya dan menyempurnakannya dalam versi sendiri, asal....sering dilatih dan dibiasakan untuk itu.

5. Belajar dalam arti sesungguhnya. 

 Yang dimaksud disini ketika waktu senggang, lemaskan jari-jari dengan berlatih dan berlatih. Bikin sesuatu untuk latihan, Misalnya dengan bikin satu nama perusahaan fiktif, dan bikin seolah kita sedang mengerjakan sebuah project penting dan besar. Lakukan trial n error. Latihan membuat bentuk non-generic sebanyak mungkin, simpan semua coret-coret tadi dan buka kembali pada dikala kita kekurangan ide. Kurang ya...! bukan habis...! ide gak bisa habis. lantaran kalo ide abis, desainer tidak akan ada lagi dimuka bumi ini dikarenakan semua ide udah dipake. NO! bukan begitu cara kerjanya...Kenapa ide tidak habis, lantaran insan terus mengeksplorasi otaknya tanpa mengexploitasi berlebihan. Well, selamat ya... anda udah mau membaca sampe baris ini sehabis baris-demi baris kalimat saya tumpahkan disini hehe... Tapi biar goresan pena ini ada gunanya buat siapapun yg udah membaca, sekali lagi.. goresan pena ini hanya bersifat sharing pengalaman, bukan menjadi guru yg serba tau. Ingatkan saya jika ada kesalahan pengungkapan istilah dan penulisan. Berikut ini ialah link beberapa pola LOGO GENERIC yg patut dihindari atas nama kreatifitas kita sebagai desainer yg ingin berkembang:  http://www.gtgraphics.org/genericlogos.html
Sumber https://www.susiloblog.com/